MENGGELAR TIKAR (untuk) MENATAP LANGIT

Kisah ini saya mulai dari seorang ibu yang duduk sambil menyulam dan seorang anak duduk dibawah sambil melihat ibunya menyulam dari bawah. Kita ini ibarat seperti melihat hasil sulaman yang dilakukan ibu kita dari bawah, Hidup ini tidak saja menerka-nerka, kita telah diperlihatkan saat ini bahwa kejadian demi kejadian berderet berdasarkan lini masa. Telah dikisahkan bagaimana nabi Musa as yang selalu memprotes tindakan-tindakan nabi Khidir as. Mengapa nabi Nuh as harus dibuang dilaut dan harus mendekam di perut ikan. Mengapa harus ada pandemi yang memaksa kita membatasi diri dari kerumunan pertemuan ilmiah, bersenda gurau dengan kolega sambil mepebincangkan proyek dengan nilai ekonomi tinggi, saling berdekatan untuk membangun kehidupan politik praktis dan entah kegiatan lainnya. Saat ini kita masih ditunjukkan sulaman dari bawah, namun untuk memperkuat mental kita melihat kejadian dalam lini masa ini, harus diyakini bahwa hasil sulaman akan berbeda jika kita bisa melihat dari atas.

Menggelar tikar menatap langit merupakan upaya kita hari ini. Menggelar tikar merupakan penggambaran dari orang-orang yang bersabar melakukan daya upaya walaupun terlihat remeh. Tidak perlu terus menerus menunduk, yakinkan dan selalu optimis bahwa bintang di langit dapat kita raih. Kita perlu optimis dengan selalu tetap berusaha menguatkan mental kita dengan tetap menatap bintang. Banyaknya bintang merupakan gambaran banyaknya peluang setelah normal baru dan menjadi endemi. Jika kita tidak bersabar dan terus berupaya, kita dapat terjebak dengan kenangan indah masa lalu dan terkubur menjadi orang-orang yang merugi. Insyaallah perjuangan, do’a dan kesabaran para guru, dosen, pelatih, Widyaiswara, ustad, kyai, ulama dan seluruh makhluk Allah SWT yang tetap menyebarkan optimisme akan segera mendapatkan jawabannya. Seperti indahnya melihat sulaman ibu dari atas. Kisah ini saya akhiri dengan permohonan do’a keselamatan dan kebahagian dunia dan akhirat untuk kita semua. Amin amin amin ya Robbal Alamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *