Modul 1 Perencanaan
EduFlow Integrator
Modul 1: The Architect
1. Filosofis: Konstruktivisme & Intensionalitas (Desain sadar).
2. Teoretis: UbD (Backward Design) & TPACK.
3. Metodologis: Constructive Alignment (Keselarasan).
Input Siklus Sebelumnya
Identitas
Dimensi Profil Lulusan
Pilih dimensi yang akan dikuatkan.
Desain Kurikulum
Modul 2 Memfasilitasi
EduFlow Integrator
Modul 2: The Facilitator (Melakukan/Memfasilitasi)
1. Filosofis: Humanisme & Personalisasi (Demokratisasi Akses & AI sebagai Equalizer).
2. Teoretis: Differentiated Instruction (Tomlinson) & Cognitive Load Theory (Sweller). Menggunakan teknik Chunking & Multimedia Learning.
3. Metodologis: Generative AI for Content Adaptation. Mengadaptasi “DNA Tujuan” dari Modul 1 menjadi variasi materi.
Integrasi Data Modul 1
AI akan membaca konteks dari teks atau link yang diberikan sebagai “DNA” materi.
Generator Materi Ajar
Pilih jenis materi yang ingin dibuat oleh AI:
Adaptasi & Diferensiasi
Modul 3 Performansi
EduFlow Integrator
Modul 3: The Coach (Memperbaiki/Meningkatkan)
1. Filosofis: Growth Mindset & Keberpihakan. (Kegagalan adalah sinyal intervensi, bukan akhir).
2. Teoretis: ZPD (Vygotsky) untuk kognitif & ARCS Model (Keller) untuk motivasi.
3. Metodologis: Adaptive Learning Intervention (Diagnostik-Preskriptif). Mendiagnosis gejala lalu meresepkan strategi.
Konteks Materi (Dari Modul 2)
Diagnostik: Apa Gejalanya?
Pilih tantangan utama yang dihadapi siswa saat ini:
Resep Intervensi (The Cure)
Modul 4 Instrumen dan Rubrik Penilaian
EduFlow Integrator
Modul 4: The Instrument Maker
Konteks Kompetensi
Spesifikasi Instrumen
Bentuk Instrumen
Modul 5 Penilaian Hasil Belajar
EduFlow Integrator
Modul 5: The Judge (Menilai & Umpan Balik)
1. Filosofis: Umpan Balik Konstruktif. “Feedback is a Gift”. Nilai tanpa saran adalah simbol mati.
2. Teoretis: The Power of Feedback (Hattie & Timperley). Fokus pada Task Level, Process Level, & Self-Regulation.
3. Metodologis: NLP & Automated Scoring. Menggunakan AI untuk analisis teks jawaban dan Triangulasi Data.
Standar Penilaian (Rubrik/Kunci)
Bisa menerima teks rubrik panjang atau link dokumen.
Respon / Hasil Siswa
AI dapat membaca jawaban panjang atau link dokumen jawaban siswa.
Konfigurasi Umpan Balik
Modul 6 Analisator
EduFlow Integrator
Modul 6: The Strategist (Refleksi & Generalisasi)
1. Filosofis: Berpikir Sistem (Systems Thinking) & Kaizen. Pendidikan adalah siklus perbaikan terus-menerus berbasis bukti.
2. Teoretis: Learning Analytics & Educational Data Mining. Mengubah data mentah menjadi wawasan aksi (actionable insights).
3. Metodologis: Analisis Longitudinal. Melihat tren lintas waktu untuk rekomendasi strategis ke depan.
Input Data Agregat
Refleksi Guru (Metakognisi)
Apa yang Anda rasakan selama mengajar periode ini?
Penjelasan EduFlow Integrator
1. Humanisme Digital dan Konstruktivisme
EduFlow Integrator dibangun di atas landasan Humanisme Digital dan Konstruktivisme. Aplikasi ini tidak memandang AI sebagai pengganti guru, melainkan sebagai Augmented Intelligence (Kecerdasan Tambahan) yang memperluas kapasitas manusia.
Filosofi intinya adalah Demokratisasi Akses Kualitas. Kami percaya setiap guru, di manapun berada, berhak memiliki “asisten ahli” setara konsultan pendidikan kelas dunia untuk merancang pembelajaran terbaik. EduFlow hadir untuk menghilangkan beban administratif kognitif (extraneous cognitive load), sehingga guru dapat kembali pada esensi sejatinya: membangun hubungan batin dan karakter siswa.
Dengan pendekatan “Start with Why” (Intensionalitas), aplikasi ini memastikan setiap aktivitas pembelajaran tidak lahir dari kebetulan, melainkan dirancang dengan niat sadar untuk memanusiakan manusia. EduFlow adalah jembatan antara visi ideal pendidikan (apa yang seharusnya terjadi) dengan realitas kelas (apa yang bisa dilakukan), mengubah kompleksitas teori menjadi aksi nyata yang berpusat pada murid.
2. Pendidikan Modern
Secara teoritis, arsitektur EduFlow mengintegrasikan tiga kerangka kerja utama dalam pendidikan modern:
- Understanding by Design (UbD): Modul 1 & 2 bekerja mundur (Backward Design). AI memulai dari Tujuan (Hasil yang diinginkan), lalu menentukan Bukti Penilaian (Modul 4), baru merancang Aktivitas Pembelajaran (Modul 2 & 3). Ini menjamin keselarasan kurikulum.
- Differentiated Instruction & ZPD: Modul 2 & 3 menerapkan teori Tomlinson dan Vygotsky. AI secara otomatis memecah materi untuk berbagai gaya belajar dan memberikan scaffolding (bantuan bertingkat) agar setiap siswa dapat belajar di Zone of Proximal Development (ZPD) mereka masing-masing.
- Data-Driven Decision Making (DDDM): Modul 5 & 6 menggunakan prinsip Learning Analytics. Keputusan perbaikan tidak didasarkan pada intuisi semata, melainkan pada data respons siswa (Modul 5) yang dianalisis secara longitudinal (Modul 6) untuk menciptakan siklus perbaikan mutu berkelanjutan (Kaizen).
3. Tutorial Penggunaan Modul
MODUL 1: THE ARCHITECT (Merancang Pembelajaran)
- Fungsi: Membuat RPP/Modul Ajar dan menetapkan Tujuan Pembelajaran.
- Langkah:
- Isi Identitas Kelas (Jenjang, Mapel, Topik).
- Pilih Dimensi Profil Lulusan (Karakter yang ingin dibangun).
- Pilih Model Pembelajaran (Misal: PBL) dan Taksonomi (Misal: HOTS C4-C6).
- Klik “Generate Plan”.
- PENTING: Salin Output “Tujuan Pembelajaran” yang dihasilkan AI. Ini adalah “DNA” yang akan dipakai di modul selanjutnya.
MODUL 2: THE FACILITATOR (Membuat Materi)
- Fungsi: Membuat bahan ajar (Slide, LKPD, Video Script).
- Langkah:
- Tempel “DNA Tujuan” dari Modul 1 ke kolom Input Pertama.
- Pilih Jenis Materi (Slide/LKPD/Bacaan).
- Aktifkan tombol Beban Kognitif (Sweller) seperti “Chunking” atau “Dual Coding” agar materi mudah dipahami.
- Klik “Generate Materi”. AI akan membuat materi yang pas dengan tujuan di Modul 1.
MODUL 3: THE COACH (Intervensi & Solusi)
- Fungsi: Mencari solusi jika ada masalah di kelas (Siswa bosan/tidak paham).
- Langkah:
- Tempel Konteks Materi dari Modul 2.
- Pilih Gejala Masalah (Misal: “Siswa Bosan/Motivasi Rendah” atau “Nilai Rendah”).
- Pilih Strategi Intervensi (Misal: “Gamifikasi” untuk motivasi atau “Scaffolding” untuk kognitif).
- Klik “Generate Solusi”. AI akan memberikan ide Ice Breaking atau metode remedial instan.
MODUL 4: THE INSTRUMENT MAKER (Membuat Soal)
- Fungsi: Membuat soal ujian dan rubrik penilaian yang valid.
- Langkah:
- Tempel Tujuan Pembelajaran (dari Modul 1) di kolom Klaim Kompetensi.
- Pilih Fungsi Asesmen (Formatif/Sumatif).
- Pilih Bentuk Instrumen (Klik ikon: Pilihan Ganda, Proyek, atau Observasi).
- Klik “Generate Instrumen”.
- PENTING: Salin Rubrik/Kunci Jawaban yang dihasilkan untuk dipakai di Modul 5.
MODUL 5: THE JUDGE (Menilai & Memberi Feedback)
- Fungsi: Mengoreksi jawaban siswa dan membuat komentar rapor otomatis.
- Langkah:
- Tempel Rubrik/Kunci Jawaban (dari Modul 4) di kolom kiri.
- Tempel Jawaban Siswa (Teks atau Link Drive) di kolom kanan.
- Pilih Level Feedback (Task/Process Level).
- Klik “Nilai & Beri Feedback”. AI akan memberi skor objektif DAN surat cinta (feedback) untuk siswa.
MODUL 6: THE STRATEGIST (Refleksi Akhir)
- Fungsi: Menganalisis tren satu semester dan memberi saran untuk tahun depan.
- Langkah:
- Tempel Data Nilai Agregat (Rekap nilai satu kelas) atau Link Spreadsheet.
- Tulis Refleksi Guru (Curhat singkat: “Anak-anak suka video tapi malas baca”).
- Klik “Analisis & Simpulkan”. AI akan menjadi konsultan yang memberi saran: “Metode ceramah di bab ini kurang efektif, ganti dengan Proyek tahun depan.”

Leave a Reply