LKPD BERDEFERENSIASI

·

·

Prompt Generator LKPD Berdiferensiasi (Fase 1)

LKPD Prompt Builder: Fase 1

Ekstraksi Data Estafet & Injeksi Afektif Institusi

Lapis Eksekusi Pembelajaran

Data Estafet Modul Ajar

Tempelkan data perencanaan Anda untuk merumuskan anatomi LKPD berdiferensiasi.

1. Parameter Wajib (Desain Instruksional)

2. Parameter Institusi & Afektif Wajib

3. Parameter Referensi Opsional

Prompt Siap Eksekusi (RTF)

Menunggu Parameter Estafet

Isi Tujuan Pembelajaran dan pilih Institusi di panel kiri untuk mengonstruksi kerangka LKPD diferensiasi.

Prompt Generator LKPD Berdiferensiasi (Fase 2)

LKPD Prompt Builder: Fase 2

Formulasi Anatomi & Eksekusi Diferensiasi (The Hook & 3 Tingkatan)

Tahap Konstruksi Bahan Ajar

Data Estafet (Dari Fase 1)

Lengkapi parameter dan tempelkan hasil dari AI Fase 1 untuk merakit detail anatomi LKPD.

1. Parameter Dasar

2. Input Data Estafet (Fase 1) Wajib

Prompt Siap Eksekusi (RTF)

Menunggu Estafet Fase 1

Pastikan Anda telah meng-copy hasil kerangka LKPD dari AI di Fase 1 dan menempelkannya di panel sebelah kiri.

Prompt Generator LKPD Berdiferensiasi (Fase 3)

LKPD Prompt Builder: Fase 3

Injeksi Afektif & Paradigma Pedagogis (P5 / Kurikulum Berbasis Cinta)

Penyelarasan Bahasa Siswa

Data Estafet (Dari Fase 2)

Tempelkan anatomi LKPD mentah dari Fase 2 untuk diinjeksi dengan bahasa afektif.

1. Parameter Konteks

2. Parameter Afektif

Sistem akan menyelaraskan instruksi LKPD agar berpusat pada nalar kritis dan kolaborasi P5.

3. Input Data Mentah (Fase 2)

Prompt Siap Eksekusi (RTF)

Menunggu Kerangka LKPD Fase 2

Salin rancangan Zona Mahir, Cakap, dan Perlu Bimbingan dari Fase 2 ke panel kiri.

Prompt Generator LKPD Berdiferensiasi (Fase 4)

LKPD Prompt Builder: Fase 4

Finalisasi Output, Distribusi Digital & Assembly

Final Production Ready

Assembly & Finalisasi

Masukkan hasil dari Fase 3 untuk dirakit menjadi naskah final.

Informasi Metadata

Konten LKPD (Hasil Fase 3) Wajib

Final Assembly Prompt

Menunggu Naskah LKPD

Siapkan naskah LKPD hasil Fase 3 untuk dirakit menjadi versi siap sebar.

1. “Memanusiakan Belajar”

Secara filosofis, sistem ini dibangun di atas keyakinan bahwa murid bukanlah robot.

  • Pendidikan yang Berbasis Cinta: Baik untuk sekolah umum maupun Madrasah, sistem ini mengutamakan pendekatan yang “memanusiakan” siswa. Ia bergeser dari metode lama yang menakut-nakuti (fear-based) ke pendekatan yang lebih menghargai rasa ingin tahu dan kegembiraan belajar (Joyful Learning).
  • Keadilan Pendidikan: Sistem ini percaya bahwa keadilan bukan berarti memberi soal yang sama kepada semua murid, melainkan memberi tantangan yang tepat sesuai tingkat kesiapan belajar mereka masing-masing.

2. “Dasar Ilmu di Baliknya”

Secara teori, alat ini menggunakan beberapa konsep pendidikan modern:

  • Differentiated Instruction (Diferensiasi): Ini adalah inti dari sistem Anda. Materi pelajaran dipecah menjadi tiga “Zona” atau tingkatan (Mahir, Cakap, dan Perlu Bimbingan) agar siswa bisa belajar sesuai kecepatannya sendiri.
  • Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful): Sistem ini didesain agar murid tidak sekadar menghafal, tetapi benar-benar paham (Meaningful), sadar akan apa yang dipelajari (Mindful), dan merasa senang (Joyful).
  • Integrasi Karakter: Sistem ini secara otomatis menyisipkan penanaman nilai karakter (seperti P5 untuk sekolah umum atau P5RA untuk Madrasah) ke dalam langkah-langkah kerja siswa.

3. “Sistem Estafet”

Metode kerjanya menggunakan sistem Estafet. Anda tidak bisa membuat LKPD final tanpa melalui fase-fase sebelumnya karena setiap fase adalah bahan bakar bagi fase berikutnya:

  • Fase 1 (Ekstraksi & Afektif): Ini adalah tahap pengumpulan data awal. Guru memasukkan topik, tujuan pembelajaran, dan data pemetaan murid. Di sini, sistem juga mengatur “jiwa” dari LKPD tersebut (apakah bernuansa Madrasah atau Umum).
  • Fase 2 (Anatomi & Konstruksi): Tahap perakitan kerangka. Sistem merancang “The Hook” (pancingan minat) dan membagi instruksi kerja menjadi tiga zona (Mahir, Cakap, Perlu Bimbingan) agar diferensiasi belajar terbentuk.
  • Fase 3 (Injeksi Bahasa): Tahap penghalusan bahasa. Hasil dari Fase 2 “disuntik” dengan bahasa yang lebih ramah siswa, menghilangkan instruksi yang kaku, dan memastikan instruksi kolaborasi karakter (P5/P5RA) tersisip secara alami.
  • Fase 4 (Finalisasi & Distribusi): Tahap akhir. Sistem merakit semuanya menjadi naskah siap pakai. Anda juga bisa memilih platform distribusinya, seperti untuk dicetak, untuk Google Classroom, atau untuk dibagikan via WhatsApp.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *